Pemerintah Kembali Kirim TKI ke Malaysia
Pemerintah akan segera mengembalikan tenaga kerja Indonesia (TKI) ke Malaysia. Pengiriman ini setelah pemerintah meneken nota kesepahaman tentang perlindungan TKI dengan pemerintah Malaysia.
Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Muhaimin Iskandar mengungkapkan, Nota kesepahaman itu akan diteken pada akhir April mendatang. “Bulan Mei diperbolehkan lagi pengiriman domestic workers ke Malaysia,” ujarnya dalam rapat kerja dengan Komisi IX DPR, Rabu (6/4/2011).
Muhaimin mengungkapkan ada beberapa kesepakatan yang sudah disetujui dan akan segera ditandatangani. Pertama, hak libur satu hari kerja dalam seminggu. Kedua, paspor dipegang TKI. Ketiga, pembayaran gaji melalui bank. Keempat, kesepakatan gaji dicantumkan dalam kontrak kerja.
Asal tahu saja, pada 2009, pemerintah menghentikan sementara (moratorium) pengiriman TKI ke Malaysia. Penghentian ini sembari menanti perlindungan bagi TKI.
Namun, moratorium ini tak menyurutkan langkah calon TKI ke negeri seberang. Muhaimin mencatat ada 11.000 orang TKI yang telah bekerja di Malaysia sejak moratorium diberlakukan.
Muhaimin menyatakan, TKI tersebut masuk lewat jalur ilegal. Dia sendiri mengaku kesulitan membendung arus TKI ke Malaysia tersebut.
Ada tiga kendala menurut Muhaimin. Pertama, kebijakan bebas visa berkunjung ke Malaysia. Kedua, penegakan hukum yang masih lemah. “Aparat kita termasuk imigrasi Malaysia memberikan jalan-jalan tertentu di perbatasan,” katanya.
Ketiga, terbukanya daerah perbatasan. Menurut Muhaimin, akibat terbukanya daerah perbatasan ini membuat pemerintah kesulitan mendeteksi lalu lintas TKI.
pemerintah apa enggak kasian am rakyat nya ya. sudah tau dimalysia banyak korban penganiayaan. pemerkosaan. pelecean sex sual. gaji tak di bayar. masih mau2nya kirim tki ke malaysia. apa indonesia tak bisa hidup tanpa malaysia……….!
siapa bilang indonesia ngk bsa hidup tanpa malaysia?
ato bkn sebaliknya?
krn indonesia sndri yg bsa buat malaysia maju,,,
kadang kala org ngk ngerti rasa terima kasih,,,
Kalo kita mao maju, harusnya setiap kita harus malu sama bangsa kita ini karena mental dasar bangsa kita adalah pemalas, ingin sesuatu tapi tidak mao berusaha,buntut2 nya mencuri. itu yang saya alami ketika memperkerjakan tenaga kerja indonesia. mbok ya kok nemen e, wong podo2 wong jowone lho yo sek nyuri, tak tuturi apik, yo malah ngamuk2, diajari pinter yo tetep ae g iso, tak kandani apik2, g sadar kalo salah malah ngamuk2.. jd kita harus bijaksana terhadap keadilan. yang benar jangan ditindas, salah hrs dihukum seberat2 nya.