Hantu Deli Resahkan Warga Pasuruan Sebulan Ini
Selama sebulan terakhir, warga Desa Wates dan Semedusari di Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan menjadi resah karena kehadiran sesosok hantu sejenis genderuwo atau yang sering disebut hantu deli.
Bahkan, karena semuanya merasa ketakutan, warga di dua desa tersebut menggelar ronda malam untuk menjaga keselamatan warga kampung.
Menurut pengakuan Kepada Desa Semudusari, Suwarno mengatakan bahwa hantu yang berperawakan tinggi besar dan hitam tersebut memiliki kesaktian yang luar biasa. Bahkan ada warga yang sempat kontak fisik dengan genderuwo, hantu ini tidak mempan untuk dibacok dengan senjata tajam.
“Ada sejumlah warga yang pernah melihat hantu itu,†terang Suwarno.
Seperti peristiwa yang dialami oleh Jumaasih, salah seorang warga Desa Watessaat bersama suaminya, Setulam, yang dikejutkan saat berada di kamar dengan sosok besar menyerupai manusia berjalan keluar melalui pintu kamarnya.
Karena ketakutan, Jumaasih membangunkan suaminya yang ternyata pingsan. Jumaasih makin kaget karena didapai dada suaminya yang mengeluarkan darah dan akhirnya dilarikan ke Puskesmas. Setelah diperiksa ternyata ditemukan luka robek sepanjang 5 sentimeter menunjukkan bekas sayatan senjata tajam.
Warga memercayai luka itu akibat sabetan kuku hantu deli yang hendak mengambil hati korban untuk menambah kesaktiannya.
Karena takut hantu deli datang, warga berinisiatif ronda setiap malam. Bahkan saat salat Tarawih pun, kaum laki-laki berjaga-jaga.